AGAMA · NASIHAT

Syarat Dikabulnya Doa

OK Perasaan-merasa-berdosa

Imam Ja’far al-Shadiq berkata, “Seorang lelaki dari Bani Israil selama tiga tahun berdoa agar Allah mengaruniainya seorang anak lelaki. Namun doanya tidak terkabul. Tatkala menyadari bahwa Allah tidak mengabulkan doanya, ia berkata, “Ya Allah! Apakah aku jauh dari-Mu sehingga Engkau tidak mendengar suaraku, ataukah Engkau dekat tetapi tidak menjawab permintaanku?’”

“Dalam mimpinya, seseorang mendatanginya dan berkata, ‘Sesungguhnya engkau memohon kepada Allah dengan lisan sia-sia dan hati yang kotor dan tidak bertakwa, serta niat yang tidak benar. Karena itu, tinggalkanlah pembicaraan yang tidak bermanfaat, dan sucikanlah hati dan niatmu, agar doamu dikabulkan.’ Kemudian ia melaksanakan nasihat itu lalu memanjatkan doa. Dan Allah pun mengabulkan doanya serta mengaruniainya seorang anak lelaki.’”

sumber: http://www.sadeqin.net/ml/ketabsara.php?s=259&e=&mod=4&id=29&page=261

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s