AGAMA · CORATCORETCARUT

MUSLIM BERHUBUNGAN DENGAN NON MUSLIM

Gini-gini, alkisah anak saya sepulang dari sekolah ngadu kepada mamanya,

“Ma, memangnya kita ga boleh berteman sama orang kristen ?”, kata Ali, ini anak saya paling kecil

“Siapa yang ngajarin gitu ?”, kata mamanya a.k.a istri saya

“Itu si-Blekok, katanya nanti masuk neraka”, kata Ali.

Blekok ini anak haji Bebegig sang ustad kampung di Cimanggis.

“Kamu jangan dengerin si-Blekok, justru kita harus berteman dengan siapa saja dan berbuat baik dengan siapapun walau bukan muslim”, kata istri saya a.k.a mamanya Ali.

“Mama kata siapa ?”, Tanya Ali

“Kata ayah, kenapa ?”, Jawab mamanya

“Ayah kata siapa?’, Tanya Ali lagi

“Ayah kata gurunya, kan ayah belajar ngaji lagi”, Jawab mamanya

“Guru ayah kata siapa ?”, Tanya Ali mulai ngeselin

“Udah ganti baju sana, makan siang trus tidur, jangan main lagi”, Jawab mamanya kesel


10151286_706559212766752_7264095542629971635_n Dari catatan ngaji saya, dalam Alquran, QS Al Mumtahanah ayat 8-9;

“Allah tidak melarang kamu berbuat baik dan adil terhadap orang-orang yang tidak memerangi kamu dalam agama dan tidak mengusir kamu dari kampung-kampungmu sebab Allah senang kepada orang-orang yang adil. Allah hanya melarang kamu bersahabat dengan orang-orang yang memerangi kamu dalam agama dan mengusir kamu dari kampung-kampungmu dan saling bantu-membantu untuk mengusir kamu ,barangsiapa bersahabat dengan mereka maka mereka itu adalah orang-orang yang zalim”.

Ayat tersebut sangat jelas menjelaskan bahwa seorang muslim diharuskan bersikap baik dan adil terhadap orang kafir atau nonmuslim yang tidak memerangi kaum muslimin.

Tapi, aaaaada sebagian orang muslim mereasa dirinya sangat pintar dan berilmu (padahal ilmu agamanya belajar online) memakai ayat lain;

QS Ali Imran ayat 118: “Hai orang-orang yang beriman, janganlah kamu ambil menjadi teman kepercayaanmu orang-orang yang di luar kalanganmu(karena) mereka tidak henti-hentinya (menimbulkan kemudaratan bagimu). Mereka menyukai apa yang menyusahkan kamu. Telah nyata kebencian dari mulut mereka dan apa yang disembunyikan oleh hati mereka lebih besar lagi. Sungguh telah kami terangkan kepadamu ayat-ayat(kami) jika kamu memahaminya.”

Lalu QS Al Mujadilah ayat 22: “Kamu tidak akan mendapati sesuatu kaum yang beriman kepada Allah dan hari akhirat, saling berkasih sayang dengan orang-orang yang menentang Allah dan RasulNya ,sekalipun orang-orang itu bapak-bapak atau anak-anak atau saudara-saudara ataupun keluarga mereka . Mereka Itulah orang-orang yang Allah telah menanamkan keimanan dalam hati mereka dan menguatkan mereka dengan dengan pertolongan yang datang daripadaNya. Dan dimasukkanNya mereka ke dalam surga yang mengalir di bawahnya sungai-sungai, mereka kekal di dalamnya, Allah ridha terhadap mereka dan merekapun merasa puas terhadap(limpahan rahmat)Nya. Mereka Itulah golongan Allah. Ketahuilah bahwa sesungguhnya golongan Allah Itulah golongan yang beruntung.

Menurut yang saya pelajarin di pengajian bahwa ayat tersebut ditujukan untuk orang non muslim (kafir) yang memerangi Muslimin. Berbeda dengan QS Al Mumtahanah ayat 8-9, untuk orang non muslim (kafir) yang tidak memerangi Muslimin, bahkan cenderung berlaku adil kepada muslim.

Imigran Muslim-paus

Dari kedua ayat tersebut (QS Ali Imran ayat 118 & QS Al Mujadilah ayat 22) menjadi pedoman untuk tidak bertoleransi kepada non muslim, bahkan hingga hadirlah gerakan-gerakan ekstrim yang memerangi non muslim yang seharusnya dilindungi. Lebih gila lagi mengkafir-kafirkan orang muslim lainnya. Gila !!!, Maen kafir-kafirin orang muslim

kafirkan sesama Islam

Rasulallah SAW:

إذا قال الرجل لأخيه يا كافرفقد باء أحدهما

“Jika seseorang mengatakan kepada saudaranya (sesama muslim) “hai kafir” maka salah satu diantara keduanya akan kufur.”

Islam mengajarkan bahwa yang berbeda agama itu tetap memiliki hak. Hak untuk hidup, hak menyatakan pendapat, hak untuk dihargai atau dijaga kehormatannya, intinya hak yang sama sebagai sesama manusia.

Banyak riwayat yang menceritakan hubungan harmonis antara Rasulallah SAW dengan non muslim kala itu. Saling menghormati, toleransi dan membuktikan bahwa Rasulallah itu diutus sebagai pembawa risalah Islam Rahmatan Lil Alamin, Islam yang membawa keberkahan “Rahmat” untuk semesta, untuk semua mahluk.

tribunnews-dot-com-kerukunan-57b9468b6d7e61c7293c1635 1491444_10151846501338247_445181471_o0401a

PR saya, mengajarkan kepada anak-anak saya bahwa Islam (Muslim) itu memiliki ahlak yang baik, Muslim itu memiliki tingkat toleransi yang sangat tinggi…..bukan TUKANG PENGGAL KEPALA !!!

Islam itu Cinta, wallahu alam.

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s