CORATCORETCARUT · ESAI

ANAK LELAKIKU – Part I

 

Namapencil_sketch_1407142039834nya “Ali Raihanatain Raattikainen Siregar”, Lahirnya di sebuah rumah sakit di Timur Jakarta katanya “Budhi Asih”, 29 Desember 2008. Awalnya oleh dokter yang menangani proses kelahirannya (ada dokter batak, lupa marganya) mau titip nama “Lievy”, karena ini anak sudah “nongol” kepalanya di lift !!!

Begini ceritanya, proses kehamilan yang dialami oleh istriku ini sangat berat, awal Desember 2008 lalu diperkirakan akan lahir karena sudah “mules berat”. Namun hingga 4 hari berada di klinik tidak juga muncul “keberadaannya”. Dengan terpaksa sambil membawa beban di perutnya, istriku pulang dengan kecewa berharap akan berubah bentuk secepatnya.

Hingga akhirnya……28 Desember 2008 timbul lagi gejala akan “berubah bentuk”. Dengan diiringi hujan rintik sampailah di klinik. Setelah periksa sana-periksa sini, kami harus menunggu pembukaan demi pembukaan hingga 10 jam lebih. Hasilnya belum ada tanda-tanda akan hadir anggota baru dalam keluarga kami.

Bidan memutuskan agar dibawa ke rumah sakit, dikhawatirkan ketuban sudah pecah dan akan meracuni si “Ali”, maka dirujuklah ke RSBA tersebut dengan rekomendasi akan di cesar. What ??? Dengan diantar Wak ku Nasution tersayang tibalah di tempat eksekusi (RSBA maksudnya…). Aku disibukkan dengan pendaftaran administrasi di loket, sementara istriku ditemani Wak sayang.

15 menit berlalu di loket administrasi,

“Pak Amin… Pak Amin…”, terdengar suara dari loket.

“Ya suster”, jawabku sambil menghampiri ke loket

“Istrinya tidak jadi di cesar pak, anaknya sudah lahir…..di lift”, kata susternya sambil tersenyum,”Silahkan langsung ke lantai 4 pak”.

Bahagia bercampur heran, bingung, kaget itu rasanya,

”What, lahir di lift”.

Bertemu dengan dokter yang menangani istriku,

”Selamat pak Regar, anaknya sudah lahir di lift, tuh liat aja di kamar isolasi”, kata si dokter.

Sambil berjalan ke depan kaca kamar isolasi, si dokter berujar,IMG_20141221_094443

”Pak, titip nama “Lievy” ya, soalnya tuh anak sudah keluar kepalanya di lift”.

“Lievy”, cowok atau cowok yaaaaa….

“Penerus keluarga Regar tuh pak, ganteng, hidung mancung macam mamanya”, kata dokter tahu saya akan menanyakan jenis kelaminnya. “Ayo kedalam, mau di azanin kan? Biar saya suruh suster bawa anaknya ke dalam”.

Saya azanin, Alhamdulillah, bersyukur istriku sehat begitu juga si “Lievy”.

 

–oOo–

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s