AGAMA · CORATCORETCARUT

ISLAMMU BUKANLAH ISLAM YANG KUPAHAMI

Free-Download-Islamic-Desktop-Wallpapers

ALHAMDULILLAH, itu yang harus saya ucapkan untuk memulai coratcoret ini. Kenapa ? Saya terlahir sebagai Islam keturunan. Saya terlahir sebagai Muslim keturunan, yaaa, keturunan dari kakek-kakek-kakek-kakek-kakek-kakek-kakek-kakek-kakek yang sudah beragama Islam. Ini bukan pilihan saya menjadi “orang Islam”.

Orang tua saya menyekolahkan saya di sekolah Islam favorit di masa itu (…siapa yang tak kenal Dos-Q), mereka sangat menginginkan agar anaknya bukan sekedar Islam keturunan atau “kosong” dari percikan ajaran Islam. Begitu juga dengan adik-adik saya.

Saya belajar shalat, berpuasa, berzakat, ngaji, bla-bla-bla (kecuali haji, nangadong hepeng nai). Ikut pengajian remaja, pengajian bapak-bapak, kecuali pengajian ibu-ibu, pokoke saya bersyukur cahaya Islam tidak jauh dari saya.

Semakin dewasa, semakin banyaklah pelajaran/ilmu yang saya dapat. Dan ternyata Islam itu BUKAN hanya shalat, puasa, zakat, haji, ngaji, nungging sana, nungging sini, tahlilan, zikir, tapi luuuuuuuuaaaaassssss !!!! Ya !!! Islam itu luas !!! Islam itu ajarannya luas….

islam-itu-indah.

ISLAM SAYA SEKARANG

Sewaktu kecil, saya kategorikan Islam menjadi 2, kategori yang pertama adalah Islam sebagai agama horror:

  • Tidak melaksanakan shalat, NERAKA !!!
  • Tidak berpuasa, NERAKA !!!
  • Tidak membayar zakat, NERAKA !!!
  • Dan berbagai ancaman hukuman/siksaan jika tidak mengamalkan ajaran Islam.

Kategori yang kedua adalah Islam sebagai agama “iming-iming”:

  • Yang melaksanakan shalat akan masuk surga yang ke….
  • Yang membaca “anu” sebanyak 1000 akan masuk surga diiringi bidadari cantik
  • Yang ikutan jihad akan diberikan 72 bidadari di surga
  • Dan lain-lain

surga-neraka

Itulah Islam yang saya terima saat kecil hingga remaja. Islam secara tekstual yang saya rasa semacam doktrinisasi yang harus diterima, tidak boleh dibantah, harus dijalankan.

Saya punya keyakinan tuhan dalam agama saya adalah “Tuhan Yang Maha Baik”. Saya yakin bahwa tuhan-nya Islam itu bukan jelmaan setan yang menakutkan, yang marah-marah, penuh ancaman, kemudian kalo nurut dikasih imbalan.

Keyakinan saya bahwa Islam yang saya pahami itu memiliki tuhan yang memiliki Zat Agung, Zat Yang Penyayang, Zat Yang Rahman dan Rahim dan pokoknya Zat Yang Serba Maha. Islam memiliki tuhan yang tidak semena-mena, tuhan yang tidak sakit hati-an kalo bukan Islam  harus diperangi, tuhan yang tidak Gede Ambekan kalo ciptaannya tidak menyembah-Nya akan dipenggal kepalanya.

Allah menciptakan mahluknya (manusia)  dengan memberikan keleluasaan kepada seseorang apakah mereka mau kafir atau beriman. Dengan kata lain Allah bukanlah dictator.

Kekuasaan Allah tidak terganggu oleh apapun, siapapun, dimanapun dan pun-pun lainnya. Kekuasaan Allah tidak butuh “bantuan” apapun, siapapun, dimanapun dan pun-pun lainnya. Tidak perlu hambaNya membantu agar semua orang harus Islam. Kalau mau surgaNya dan terhindar dari nerakaNya maka sembahlah Dia, jauhi laranganNya, taati perintahNya. Gampang Kan ???

Islam yang saya pahami tidak perlu merubah panggilan saya menjadi Abu Ali al-Bughury (Bapaknye Ali dari Bogor), atau saya jadi ana, antum, ukhti, akhwat atau apalah. Islam yang saya pahami tidak membutuhkan jenggot yang panjang-panjang memenuhi muka (jenggot saya ngikutin sunnah Max Cavalera). Atau Islam yang saya pahami tidak harus, kudu, mesti menghitamkan kening ber’riya’-‘riya’ sebagai tanda orang yang rajin beribadah.

OK gus-dur

Islam yang saya pahami Islam Muhammad melalui jalur Ahlul Bait-nya. Islam yang membawa rahmat dan kesejahteraan bagi semua seluruh alam semesta, termasuk hewan, tumbuhan dan jin, apalagi sesama manusia. Islam yang dipenuhi dengan cinta, cinta kepada Allah, cinta kepada Rasul beserta ahlul baitnya, cinta sesama manusia beserta mahluk hidup lainnya.

Islam yang saya pahami sangat menghormati perbedaan, bertoleransi antar sesama pemeluk agama, tidak mudah mengkafirkan. Islam saya adalah Islam yang cerdas, indah dan damai, dan boleh dengerin lagu metal.

Saya masih berproses, saya masih banyak belajar hingga mati.

اللَّهُمَّ صَلِّ عَلى مُحَمَّدٍ وَّآلِ مُحَمَّدٍ وَّعَجِّلْ فَرَجَهُم

 

–oOo–

 

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s