AGAMA · Uncategorized

MUSLIM YANG BODOH

Saya selalu mengikuti tulisan, ocehan, pikiran, celetukan, sentilan, keroyokan, bully-an, satir-an bang Denny Siregar sejak 2012 lalu lewat FB-nya Denny J Pisang. Beberapa kali saya inbox FB-nya untuk menanyakan hal-hal yang tidak saya pahami sekitar hukum Islam, khususnya di jalur Pecinta Ahlul Bait. Saya tidak tahu pasti apakah beliau juga beraliran sama dengan saya (AB), namun  terlihat dari tulisannya beliau adalah seorang pecinta Ahlul Bait juga.

Saya tidak bosan untuk membaca tulisannya yang kreatif dan selalu menikmatinya. Sudah pasti saya selalu menunggu “kicauan” apalagi yang akan dilontarkannya. Saya penikmat tulisan bang Denny “militan”. Bahkan kalo bang Denny diusulkan menjadi pemimpin baru ISIS untuk menggantikan Abu Bakr al-Baghdadi, saya adalah yang pertama membaiat-nya.

DENIBerikut tulisannya per 1 September 2016 untuk menyentil para “CINGKRANGISME” atawa plesetan bang Denny pengikut “WAHBABI” alias “WAHABOY” alias “WAHABROT”.

MUSLIM YANG BODOH

Imam Jafar as shadiq as, cicit Nabi Muhammad Saw, mengambil sebatang besi. Beliau tiba2 membuat besi itu melayang dan berkata kepada murid2nya, “Pada satu masa, manusia akan terbang dengan besi seperti ini..”

Tidak terbayang bagaimana akal murid2 beliau menyerap adegan di depan matanya. “Mungkinkah besi bisa terbang dan membawa manusia di dalamnya ?” Perkembangan ilmu pengetahuan membuat kita malah sudah tidak aneh lagi terbang di dalam sebuah besi raksasa.

Islam sejak lama mengajarkan ilmu pengetahuan yang bahkan tidak terbayang oleh manusia di zamannya. Ilmu tidak hadir begitu saja, tetapi melalui banyak proses sehingga terwujud sesuatu dari yg tidak mungkin menjadi mungkin.

Lalu ketika Islam mengajarkan konsep tehnologi ke depan, mengapa mereka yang mengaku muslim malah sekarang menjadi terbelakang pola pikirnya ?

Itu karena semakin merosotnya nilai2 Islam dalam akal manusia. Islam hanya dipandang sebagai sebuah agama, sebuah komunitas, sebuah aksesoris kebanggaan, bukannya menjadi sebuah petunjuk yang bernilai.

Ketakutan berlebihan akan kemajuan ilmu pengetahuan, paranoid terhadap mereka yang tidak segolongan dan sibuk dengan kebanggaan membuat banyak dari mereka yang lemah akal.

Cingkrangers

Pada akhirnya mereka malah berkubang dalam kedangkalan berfikir dan kembali terjebak pada konsep harta, tahta dan wanita persis seperti masa jahiliyah.

Mereka niatnya bagus, ingin kembali menauladani Alquran dan sunnah ( perbuatan dan perkataan ) Nabi. Tapi karena akalnya yang semakin lemah itu, mereka sibuk copy-paste tanpa pernah mau berfikir lebih dalam terhadap sunnah itu.

Mereka menyediakan diri di doktrin oleh ulama yang juga akalnya lemah. Semakin bodoh dalam memahami agama, semakin tinggi kebanggaan dalam golongan.

Nabi memang berkata untuk memelihara jenggot supaya rapih, tapi itu karena Nabi berkebangsaan arab dan hidup di sana yang mayoritas berjenggot karena hormonnya begitu. Jadi bukan kepada semua manusia, yang notabene seperti kita yang susah banget melihara jenggot meski 3 lembar.

Poin penting dr nasihat Nabi ini adalah menjaga kebersihan dan supaya terlihat lebih ganteng.

Nabi memang menyuruh untuk mengangkat kain diatas mata kaki, tapi itu bukan karena tanpa alasan. Pada masa itu org2 kaya selalu menjulurkan kain yg harganya masih sangat mahal sebagai bentuk kenaikan status sosial. Nabi menyuruh mereka untuk mengangkat kainnya supaya mereka jangan sombong.

Itu pesan terpentingnya.

Jadi ketidak-mampuan melihat konteks berdasarkan “kapan, mengapa, dimana” membuat banyak orang mengartikannya dengan tekstual. Ulama tekstual mendapat pengajaran dr ulama tekstual dan memberi pelajaran tekstual. Bayangkan kerusakan massif dalam pemikiran muslim saat ini.

Semakin kesini semakin banyak yg goblok dan mengada2. Zaman internet bukannya menambah ilmu malah sibuk mengagumi ikan louhan yang kepalanya ada lafadz terduga “Allah” dan takbir bersaut2an.

Tambah lagi meyakini bumi itu datar hanya karena takut kemakan propaganda NASA, sedangkan negara Islam lainnya tidak ada yang membantah bahwa bumi itu sejatinya bulat.

Islam mengalami kemunduran dahsyat dalam pemikiran, mirip seperti kristen di abad kelam yang menentang ilmu pengetahuan. Siapapun yang mengkritik para pemikir dangkal itu langsung disudutkan dengan tudingan “menghina Islam”.

Agamanya maju, hanya umatnya yang berjalan mundur. Sudah waktunya minum kopi sore hari…

“Musuh terbesar umat Islam bukanlah dari mereka yang beragama Yahudi dan Nasrani, tetapi kebodohan pada umat Islam itu sendiri..” Imam Ali as.

sumber: http://www.dennysiregar.com/2016/09/muslim-yang-bodoh.html
Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s