CORATCORETCARUT

PISS YAH… PISS YAH… PISS YAH

Menyikapi Demo Aksi III – Penistaan Agama tanggal 2 Desember 2016 nanti, sebenarnya saya tidak terlalu perduli amat dengan segala aksi-aksi atau pergerakan apapun. Pikiran logis wal materi pun singgah di otak saya,

“Laaa, ga ada untungnya buat gue”, ruginya sudah pasti banyak, terutama cape’. Bagi saya, toh ukuran seseorang itu beriman atau tidak kan gak harus ikutan demo. Kalaulah ukuran iman di ukur dengan keikutsertaan dalam demo, berabe dong…kapan kerjanya, kapan sekolahnya, banyak hal-hal yang lebih baik yang bisa dilakukan ketimbang demo. Disaat beraktifitas atau saat berkreatifitas akan buyar karena demo. Kapan bangsa ini akan maju. Dalam keadaan normal, kondusif, aman dan damai aja mencari nafkah sangat sulit, apalagi jika keadaan riuh, ricuh atau apapun.

Banyak yg bilang saya itu tidak perduli dengan agama yang saya anut,”Agama kamu dihina, dinistakan, kamu diam aja, bahkan kamu cenderung semakin merendahkan agama kamu”. Loh ?

ok-kyai-ga-faham-agama

 

Its okay…

Masing2 orang berhak berpendapat, silahkan anda nilai dan komentari saya, tidak masalah bagi saya karena saya selalu open mind terhadap apapun dan sayapun memiliki kebebasan memilih dan memilah.

Agama yang saya Imani (Islam bermadzhab Jafari) bagi saya merupakan instrument pribadi bagaimana membenahi diri saya dan keluarga agar bisa lebih baik dan menuju jalan yang benar. Jadi bagi saya agama itu sebagai tempat untuk mendekatkan diri dengan-Nya. Ini urusan pribadi umat dan Tuhannya.

Saya pun harus sadar, Islamnya saya itu turunan, artinya masih banyak yang harus dipelajari dalam Islam itu sendiri. Agama bagi saya adalah untuk akhirat dan yang utama sebagai pedoman untuk hidup. Artinya seharusnya agama itu membuat kita damai, itu yang saya pelajari dari ustad-ustad saya yang tidak terkenal dan tidak pernah menjual Ayat-Ayat Tuhan.

15241233_10154769490373007_107980301111848157_n

Banyak orang beragama, namun tidak ber-Tuhan…

Banyak orang mengaku cinta Rasul, namun akhlaknya jauh dari Rasul…

 

Itu yang dilihat sekarang ini.

Ini alasan saya yang sangat subyektif, bahwa Islam itu sangatlah mulia, agung, tinggi dan dan tidak ada yang melebihi ketinggiannya, bahkan manusiapun tidak bisa menjabarkan kemuliaan, keagungan, ketinggian Islam itu sendiri. Islam itu Allah swt turunkan melalui utusan, kekasih-Nya, RasulAllah saw. Hal apa lagi sih yang membuat ragu terhadap Islam ?

Karena saya yakin dengan kemuliaan, keagungan, ketinggian Islam itu sendiri makanya saya yakin bahwa Allah swt akan menjaga kemuliaan, keagungan, ketinggian agama-Nya, ISLAM. SAYA YAKIN ALLAH SWT ADALAH PENJAGA, PEMBELA ISLAM SESUNGGUHNYA, tidak ada keraguan dan tidak ada pengingkaran sedikitpun.

Justru saya mempertanyakan yg turun ke jalan itu yakin gak sih sama Allah swt ? Atau karena fanatisme buta belaka, fanatisme yang bodoh, taqlid bego atau apa ? Sampai akhirnya saya berpikir inikah orang Islam ? Penuh emosi, hanya urat dan otot yang ada, dan (sori, sori, sori dan sori !) GAK ADA OTAKNYE !!!. Saya yakin yang turun itu ILMU agamanya tinggi dan sangat tinggi (gak semua sih). Saya yakin seyakin-yakinnya bahwa mereka memiliki kedalaman ilmu agama dibandingkan saya. Ingat…beragama juga perlu pikiran logis dan akal sehat.

Apakah dengan ke jalan itu terlalu berlebihan ?

Saya bukan pendukung Ahok, sekali lagi SAYA BUKAN PENDUKUNG AHOK !!! Dan jangan ajari saya bagaimana mencari atau memilih pemimpin, karena madzhab yg saya anut lebih jelas dan tegas mengenai pemimpin.

Jika dikatakan ini masalah penistaan, sejarah mencatat Islam sering dinistakan, bahkan saat jaman RasulAllah. Saya yakin semua orang Islam tau bagaimana sikap, adab, akhlak RasulAllah menghadapinya, tak usah diceritakan lagi TOH ? Saya pun yakin banyak sekali penistaan yang terjadi dan diketahui oleh orang yg mengaku membela Islam, namun kenapa hanya ini saja yang dilakukan AKSINYA ?

Anehnya tak ada riwayat yang mencatat adanya pembalasan RasulAllah terhadap penistaan tersebut ? Ada ? Atau saya yang ga pernah denger riwayat itu….Saya hanya tahu bahwa RasulAllah tidak akan memerangi jika tidak diperangi. Kalo orang sekarang, Lo jual, Gue beli !!! atau yg agak cerdas nya, Lo jual, Gue tawar dulu, Cocok, Gue beli !!! Gue borong dah…..hehehehe

Sebenarnya inilah yang menjadi pemikiran subyektif saya, Penistaan yang di Politisasi.

Sebenernya disadari atau tidak, para umat yg merasa dinistakan itu pada akhirnya membuat boomerang sendiri, akan ada penciptaan “Ahok, sosok yang teraniaya, lemah dan layak dikasihani”. Kebiasaan orang Indonesia, kalo teraniaya di zolimin akan meledak seperti peristiwa SBY dulu. Tak taulah…itu yg jago politiklah yang analisa.

Jadi…COME ON !!! Berpikirlah secara bijak, arif, dewasa deh, kalo anda ingin membela Islam, silahkan saja. Jika harus dengan turun ke jalan silahkan, hak masing-masing, tapi bela-lah Islam dengan rasa tanggung jawab, toleran, berakhlak, bukan ISLAM HOROR, ISLAM MARAH, PISS YAH, PISS YAH.

Wallahu alam…

quran-dijaga-ok

—oOo–

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s