AGAMA · IMAM ALI AS

KEIMANAN

ilustrasi-_120822132929-686

Suatu ketika Imam Ali as ditanya mengenai keimanan. Beliau menjawab,”Iman itu berdiri diatas 4 pondasi; Kesabaran, Keyakinan, Keadilan dan Jihad”.

Kesabaran, memiliki empat sendi, kerinduan, kekhawatiran, kezuhudan dan kesiapan (waspada). Barangsiapa yang rindu kepada sorga, dia akan berpaling dari tuntutan hawa nafsunya. Barangsiapa yang takut akan api neraka, maka dia akan menjauhi hal-hal yang terlarang. Dan barangsiapa yang zuhud (tidak rakus) terhadap dunia akan menganggap ringan segala musibah. Dan barangsiapa yang bersiap-siap menghadapi kematian, dia akan bersegera mengerjakan kebaikan.

Keyakinan, mempunyai empat asas; penglihatan yang bijaksana, kecerdasan dan pengertian, menarik pelajaran dari hal-hal yang mengandung pelajaran, dan mengikuti contoh orang-orang sebelumnya. Oleh karena itu, barangsiapa melihat dengan bijaksana, pengetahuan bijaksana akan terwujud kepadanya, dan barangsiapa yang terwujud padanya pengetahuan bijaksana, maka ia akan menilai obyek-obyek yang mengandung pelajaran, dan barangsiapa menilai obyek-obyek yang mengandung pelajaran, samalah dia dengan orang-orang yang terdahulu.

Keadilan, mempunyai empat aspek: pernahaman yang tajam, pengetahuan yang mendalam, kemampuan baik untuk memutuskan, dan ketabahan yang kukuh. Oleh karena itu, barangsiapa yang memahami akan mendapatkan kedalaman pengetahuan; barangsiapa mendapatkan kedalaman pengetahuan, ia meminum dari sumber keadilan; dan barangsiapa berlaku sabar, maka ia tak akan melakukan perbuatan jahat dalam urusannya, dan akan menjalani kehidupan yang terpuji di antara manusia.

Jihad, memiliki empat asas, memerintah kepada kebaikan dan mencegah hal yang munkar, jujur (tetap tangguh) di setiap tempat (medan laga) dan benci kepada orang fasik. Barang siapa yang menyuruh kepada kebaikan maka ia telah memperkokoh kekuatan kaum muslimin. Dan barangsiapa yang mencegah kemunkaran maka telah membuat terhinanya kaum kafirin. Dan barangsiapa yang jujur (tangguh) di setiap keadaan, maka ia telah melaksanakan kewajibannya, Dan barangsiapa yang benci kepada kaum fasik dan marah karena  Allah, maka Allah juga akan marah untuknya (karena membelanya) dan akan merelakannya itu di hari kiamat.

–oOo–

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s