AGAMA · ESAI · IMAM ALI AS

LAKI-LAKI YANG MENCINTAI ALLAH & RASUL-NYA

imam_ali_ibn_abi_talib_by_yassercreations-d4khjfs

 

Saat perang Khaibar berlangsung, RasulAllah Saw bersama kaum Muslim berhasil mengepung Khaibar, yaitu salah satu benteng kaum Yahudi.

RasulAllah Saw pun memberikan bendera kepada Abu Bakar dan mengirimnya dengan sebuah pasukan untuk menaklukkan benteng Khaibar. Akan tetapi, Abu Bakar kembali dengan kekalahan karena tidak mampu menaklukkan benteng Khaibar.

Kemudian RasulAllah Saw mengambil bendera tersebut dan memberikan kepada Umar bin al-Khaththab. Beliau mengutusnya kembali dengan sebuah pasukan untuk menaklukkan Khaibar. Akan tetapi, Umar juga kembali dengan kekalahan.

RasulAllah Saw melihat kelemahan dari kekalahan para sahabatnya dalam memerangi kaum Yahudi, beliau marah kepada mereka dan mengambil bendera itu seraya berkata :

Sungguh besok aku akan memberikan bendera ini kepada seorang laki-laki yang mencintai Allah dan Rasul-Nya dan Allah dan Rasul-Nya pun mencintainya, yang menyerang tanpa mundur dari medan perang. Laki-laki ini tidak akan kembali hingga Allah memberikan kemenangan dengan kedua tangannya!

Dalam seruannya itu, RasulAllah Saw tak lupa memberikan ancaman kepada mereka yang mundur dari medan tempur. Malam itu juga, kaum Muslim melewati malam mereka sambil memikirkan ucapan Rasulullah Saw tadi, siapakah orang yang beliau maksudkan itu?

Pagi hari tiba, kaum muslimin berkumpul di samping RasulAllah sementara bendera itu masih berada di tangan beliau. Orang-orang (para sahabat) berharap diserahi bendera itu, atau mereka mengira bahwa beliau akan memberikan bendera itu kepada mereka.

Akan tetapi, RasulAllah Saw menyapu pandangannya kepada orang-orang di sekelilingnya. Beliau mencari saudaranya Ali bin Abi Thalib tapi tidak menemukannya. Kemudian beliau bertanya, “Di manakah putra pamanku, Ali?

Jawaban serentak dari seluruh penjuru, “Dia sedang sakit mata, wahai Rasulullah!”

Nabi Saw berkata, “Bawalah ia kepadaku

Kemudian, mereka membawa Imam Ali as yang tidak dapat melihat apa yang ada di hadapannya. Imam Ali memberi salam dan RasulAllah Saw menjawab salamnya. Lalu, beliau bertanya, “Sakit apa engkau, wahai Ali?” Ali as menjawab, “Sakit kepala dan sakit mata”

RasulAllah Saw mengambil air liurnya yang penuh berkah dan mengusapkannya pada dahi Imam Ali as seraya berdoa, “Ya Allah lindungilah dia dari panas dan dingin.” Beliau pun berdoa bagi kesembuhannya. Akhirnya Imam Ali pun dapat melihat kembali.

RasulAllah Saw pun memberikan bendera itu kepada Imam Ali as seraya berujar :

Ambillah bendera ini. Malaikat Jibril ada di samping kananmu, malaikat Mikail ada di samping kirimu, kemenanganmu ada di hadapanmu dan ketakutan tertanam dalam hati musuh-musuhmu. Jika engkau sampai kepada mereka, kenalkanlah dirimu dan katakan, ‘Aku lah Ali bin Abi Thalib.’ Karena mereka telah membaca dalam kitab mereka bahwa orang yang menghancurkan dan menaklukkan benteng mereka bernama Eliya (dalam bahasa Yahudi dan Ali dalam bahasa Arab) dan itu adalah engkau, wahai Ali.

Ali as mengambil bendera itu dan bergegas menuju benteng-benteng Yahudi hingga sampai di benteng Khaibar yang merupakan benteng yang paling penting. Ia meminta seorang petarung. Kemudian Murhab keluar bersama sekelompok prajurit Yahudi.

Ali memukul mereka dua kali. Pada kali ketiga, ketika mereka menyerang, Ali menyambut mereka dan menghujamkan pedangnya ke kepala Murhab hingga menembus gigi-giginya dan tubuhnya roboh di atas tanah. Dan akhirnya dicatatlah kemenangan bagi kaum Muslim.”

Al-Suyuthi dalam Tarikh al-Khulafa’, Ibn Hajar dalam al-Shawaiq, dan al-Dailami dalam Firdaws al-Akhbar meriwayatkan hadis melalui sanad mereka dari ‘Umar bin al-Khaththab: “Ali bin Thalib telah diberi 3 karunia. Padahal, satu saja dari ketiga karunia itu lebih aku sukai daripada humrun ni`am (nama unta Rasulullah Saw).” Kemudian Umar ditanya tentang ketiga karunia tersebut menjawab, “(1) Pernikahannya dengan Fathimah putri Nabi Saw, (2) tempat tinggalnya di dalam masjid bersama Rasulullah Saw sehingga halal baginya apa yang halal bagi Nabi Saw, dan (3) dialah yang diserahi bendera pada hari Perang Khaibar.”

Imam Ali bin Abi Thalib as, Laki-laki yang mencintai Allah dan Rasul-Nya

 

ali_bin_abi_talib_by_mustafa3-d24c8c3

 

–oOo–

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s