CORATCORETCARUT · ESAI

PUASA LAGI…CUMA MOMEN DOANG

Banyak ulama mengatakan bahwa dari ibadah puasa, bisa menentukan kualitas yang menjalankannya. Gini deh, bahwa puasa ini adalah ibadah yang hanya diketahui oleh yang menjalankannya dan…Allah sebagai Yang Maha Mengetahui.

Padahal kita tidak puasa, dengan berpura-pura lemes aja, kurang bergairah, tidak focus aja orang mungkin menebak, “puasa luh ? lemes amat ?”. Atau  kita yang memang berpuasa namun tetap fit dalam beraktifitas, gak loyo, ada saja yang menggoda kita,”Gak puasa luh ya, seger amat”.

Mungkin analoginya seperti itu, kalo keliru yaaa map. Orang hanya bisa menilai dari apa yang dilihat, padahal tidak seperti yang terlihat.

Niiih modelnya orang puasa tuh dari yang baru baligh sampe yang dikit-dikit bau tanah sama: enggak makan, enggak minum. Kalo yang sudah menikah tidak boleh melakukan hubungan badan (seks) diwaktu siang hari. Sama kan ?

Cuma yang bedain tujuan puasanya nih yang rada-rada beda. Umumnya sih memang diniatkan untuk beribadah karena Allah SWT dan berpuasa itu wajib bagi orang-orang yang beriman. Standar lah…maksudnya emang niat berpuasa karena Allah dan belum ada tambahan-tambahan dengan nilai ibadah yang lain.

Lalu ada yang berpuasa karena hanya mengikuti “mendingan”. Mendingan puasa sekalian, abis nyari makan siang hari rada susah. Ada lagi berpuasa emang karena ekonominya sulit, dan mengandalkan berbuka di masjid, lumayankan ? Dan masing-masing tujuan berpuasa.

Makanya, tak jarang bulan Ramadan ini sebenarnya hanya sekedar “momen” setahun sekali yang datang dan harus dijalanin dan ending-nya MUDIIIIK !!!!  Dan selama bulan tersebut hanya terisi sekedar mencicipi makanan khas bulan puasa, belanja, borong pakaian, sepatu ini itu, konsumtip-lah. Sudah, gitu aja.

Akhirnya, Ramadan tidak membedakan sikap dan gaya hidup kita di 11 bulan sebelumnya. Boro-boro menilai ibadah kita…

Berbeda jika kita ingin menjaga komitmen kita kepada Allah swt, bahwa Ramadan merupakan bulan yang sangat ditunggu. Berpikir bahwa Ramadan merupakan bulan peningkatan ibadah, dalam artian secara kualitas. Bulan peresapan dan  pemaknaan batin yang lebih dalam, kesadaran dan solidaritas sosial yang lebih peka, dan pemaknaan tentang dunia yang lebih arif.

Jadi Ramadan bukan sekedar momen setahun sekali….

 

ramadhan_month_typography__bulan_puasa__by_martaboy-d718kw9

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s