AGAMA · ESAI

CINTA SEJATI

Ketika Aziz Mesir meninggal, Zulaikha telah beriman kepada Nabi Yusuf as. Lantas Nabi Yusuf menikah dengannya.

Seusai melaksanakan pernikahan, Zulaikha pergi menyendiri untuk beribadah. Pada siang hari, Nabi Yusuf mengajaknya untuk bermesraan, namun Zulaikha menjanjikannya pada waktu malam hari.

Saat malam tiba, ia menjanjikannya siang hari. Sampai akhirnya Nabi Yusuf bertanya kepadanya: “Mana bukti cintamu kepadaku?”

Zulaikha menjawab: “Wahai utusan Tuhan, dulu aku mencintamu di saat aku tidak mengenal Tuhan-mu. Namun setelah mengenal-Nya, segala kecintaan lain telah keluar dari hatiku, serta aku tidak akan pernah memilih kecintaan lainnya”.

 

(Dastanho-ye Mauzui, Kazim Said Pur, hal164-165)

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s